GpM5TpM7GUCoGfroBUC0TUd9Td==
Light Dark
Tasming Hamid Apresiasi BKPRMI Parepare, 737 Santri Ikuti Wisuda Al-Qur’an di IAIN Parepare

Tasming Hamid Apresiasi BKPRMI Parepare, 737 Santri Ikuti Wisuda Al-Qur’an di IAIN Parepare

Daftar Isi
×


INDOKATA.ID, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memberikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Parepare atas komitmennya dalam membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an.

Apresiasi tersebut disampaikan Tasming saat menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Wisuda Santri BKPRMI yang digelar di Auditorium Kampus IAIN Parepare, Minggu (7/6/2026). 

Sebanyak 737 santri mengikuti prosesi wisuda yang turut dihadiri sejumlah tokoh BKPRMI tingkat provinsi dan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Parepare kami mengapresiasi kegiatan keagamaan Wisuda Santri ini,” ujar Tasming Hamid.

Menurut Tasming, kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an harus terus dipelihara, khususnya bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). 

Ia menilai kemampuan mengaji dapat berkurang bahkan hilang apabila tidak terus dipraktikkan dan dibina secara berkelanjutan.

“Dua atau tiga tahun ke depan kemampuan itu akan hilang jika tidak dijaga. Faktanya seperti itu. Kami pemerintah kota akan mendorong rencana program pembinaan baca Al-Qur’an bagi pelajar dan generasi muda,” katanya.

Tasming mengungkapkan, Pemerintah Kota Parepare saat ini tengah menjalankan sejumlah program keagamaan, salah satunya Safari Dakwah yang dilaksanakan setiap akhir pekan. 

Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi aparatur pemerintah, tetapi juga melibatkan pelajar, termasuk siswa kelas III SMP.

Ia menegaskan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu indikator penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Parepare, terutama dalam proses promosi jabatan tertentu.

“Melalui surat edaran kami ada program Safari Dakwah. Itu untuk mendorong masyarakat muslim memakmurkan masjid. Program itu juga diperuntukkan untuk anak-anak kita kelas III SMP. Program uji kemampuan baca Al-Qur’an bagi ASN. Ya minta maaf, karena itu hak prerogatif dari wali kota, maka yang tidak tahu mengaji jangan bermimpi dapat promosi. Alhamdulillah program itu konsisten sampai detik ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Parepare, Hasanuddin, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar membaca dan menulis Al-Qur’an.

Menurutnya, momentum tersebut justru menjadi awal bagi para santri untuk lebih memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Hasanuddin mengajak seluruh wisudawan untuk menjadi generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, berbakti kepada orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para ustaz dan ustazah yang selama ini membimbing para santri dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan turut mengingatkan pentingnya menjaga kemampuan membaca Al-Qur’an melalui pembinaan yang berkesinambungan.

Menurutnya, BKPRMI perlu melanjutkan pembinaan para santri melalui pembentukan dan pendataan remaja masjid agar semangat belajar Al-Qur’an tetap terjaga setelah mereka menyelesaikan pendidikan di TPA.

Kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan bagi para santri dan orang tua.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor II IAIN Parepare, Ketua BAZNAS Parepare Irwan Yusuf Caco, unsur Majelis Pertimbangan Daerah BKPRMI, jajaran pengurus BKPRMI, para ustaz dan ustazah, serta orang tua santri yang turut menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan Al-Qur’an. (idn**)

0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads